Wednesday, August 2, 2017

MENELISIK METODE PIANO POPULER - by: Jelia Megawati Heru (Staccato, August 2017)

MENELISIK METODE PIANO POPULER:
“METODE PIANO MANA YANG COCOK UNTUK MURID?”
by: Jelia Megawati Heru
Staccato, August 2017


BANYAK JALAN MENUJU ROMA
Ketika seorang anak berumur 6 tahun ingin mempelajari piano, tentunya ia tidak bisa sekonyong-konyong langsung memainkan Beethoven’s “Für Elise” atau Rimsky Korsakov “The Flight of the Bumblebee” pada kelas pertamanya. Ada tahapan dan proses belajar yang harus dilewati terlebih dahulu.

Ibarat Anda ingin pergi ke Berlin misalnya. Bagaimana cara Anda bisa sampai ke Berlin? Pertama Anda harus mempunyai dana, passport, asuransi perjalanan sebagai persyaratan dalam mengurus visa Schengen di kedutaan Jerman. Lalu mencari penerbangan menuju ke Jerman. Rute penerbangannya bisa direct Jakarta – Berlin atau bisa dengan jalur transit (Singapore/Kuala Lumpur dulu – Dubai – Frankfurt). 


Dari Frankfurt ke Berlin, Anda bisa menggunakan jalur darat - kereta api super cepat atau bisa menggunakan bus/mobil, atau jalur udara – dengan pesawat terbang. Banyak alternatif rute yang bisa ditempuh. Namun tentunya kita ingin mencari rute yang paling cepat untuk sampai di tempat tujuan, bukan?

Begitu pula dengan belajar piano. Banyak cara yang bisa ditempuh menuju Beethoven’s “Für Elise”. Pertanyaannya: jalan mana yang ingin Anda tempuh? Dan persyaratan apa yang harus dipenuhi agar bisa menuju kesana? Misalnya: membaca notasi balok, teknik bermain pedal yang baik, dan teknik penjarian yang baik.


DEFINISI DAN FUNGSI METODE PIANO
Secara umum metode piano merupakan materi fundamental dengan instruksi bermain piano step-by-step yang disusun secara sistematis bagi murid tingkat pemula. Fungsi dari sebuah metode piano adalah untuk mengembangkan KONSEP awal sebagai dasar bermusik, serta bermain piano yang baik dan benar bagi pemula.

Dengan adanya metode piano, maka proses awal bermain musik akan menjadi lebih SISTEMATIS dan terarah. Selain itu guru dapat menerapkan fondasi (BASIC) yang kuat untuk kelanjutan studi murid di masa yang akan datang, misalnya: teknik bermain yang benar (postur, posisi duduk, posisi tangan dan latihan jari seperti tangganada) dan membaca notasi balok (nama not, letak not, nilai not).

Suatu metode piano umumnya terdiri dari beberapa buku, misalnya: LESSON BOOK, TECHNIQUE/FINGER EXERCISE, dan PERFORMANCE BOOK (secondary literature -  tidak wajib dimainkan, fungsinya hanya sebagai pelengkap). Ada pula satu metode piano yang terdiri dari satu buku panduan saja dengan semua unsur diatas, yang sering disebut sebagai PIANO SCHOOL.


PERTIMBANGAN PEMILIHAN METODE PIANO
Seorang guru piano harus mempertimbangkan sebuah metode piano yang dapat memenuhi kebutuhan individual setiap murid. Dewasa ini banyak variasi metode piano yang berkembang di dunia pendidikan musik. Metode piano in menyediakan pilihan-pilihan materi yang luas bagi seorang guru dalam mengajar. 

Namun setiap guru akan memiliki preferensi nya sendiri dan berkompromi dengan sikon yang ada. Karena tidak semua murid cocok dengan satu metode saja. Setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Guru lah yang harus mengevaluasi metode piano tsb berdasarkan kebutuhan murid, agar proses belajar berjalan secara efektif dan mampu menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam pemilihan metode piano – berdasarkan kondisi murid, a.l.: gaya belajar murid, pengalaman dalam bermain musik, perkembangan verbal & motorik halus, kemampuan membaca notasi balok (apabila sudah pernah belajar sebelumnya), sense of rhythm, musikalitas, dan kemampuan kognitif.


METODE PIANO BERDASARKAN USIA
Metode piano ditulis untuk murid dengan umur dan tipe murid yang spesifik, sbb.:

1. piano for the early beginner: anak usia pra-sekolah (empat sampai enam tahun)
Pada umur pra-sekolah, metode piano yang digunakan sarat dengan eksplorasi, permainan, aktivitas mewarnai, tracing, menyanyi, bertepuk tangan, dan bergerak mengikuti musik. Dalam rangka menstimulasi minat anak terhadap musik. Notasi balok ditulis tanpa garis paranada (PRE-STAFF/OFF-STAFF), not besar yang berwarna-warni, dan dengan huruf musikal alfabet (C D E F G A B) di dalamnya (big notes). 

Contoh: Little Mozart, My First Piano Adventures (Faber), Bastien Piano Basic Primer A Level (Kjos Publ.), Alfred’s Prep Course for the Young Beginner, Teaching Little Fingers tp Play – John Thompson (Willis Music Co.)


2. piano for the young beginner: anak usia tujuh sampai dua belas tahun
Umumnya kategori piano school pada usia ini menekankan kemampuan membaca notasi balok sebagai syarat utama dalam bermain piano. Namun ada pula metode yang menunda kemampuan membaca ini dan menitikberatkan kepada kemampuan lain seperti: perkembangan lisan (aural) dan sering diawali dengan menyanyi atau mendengarkan.

Contoh: Piano Adventures (Hal Leonard & Faber), John Thompson’s Easiest Piano Course Part One (Willis Music Co.), Bastien Piano Basic Level 1, Alfred’s Lesson Book 1A, Alfred’s Premier Piano Course Lesson Book, Suzuki Piano Method, The European Piano Method (Fitz Emonts), Tunes for Ten Fingers (Oxford), Piano Discoveries (Janet Vogt), The Music Trees (Warner Bros. Publ.), Piano Time (Oxford), Hal Leonard Student Piano Library (Hal Leonard).


3. piano for accelerated beginner: pemula berusia remaja
Contoh: Piano Adventures for Accelerated Beginner (Faber)

4. piano for adult/late-beginner: pemula berusia dewasa
Contoh: Piano Adventures for Adult (Hal Leonard & Faber), Alfred’s Adult Piano Course, Bastien’s Piano for Adults (Kjos Publ.), Bastien’s The Older Beginner Piano Course, John Thompson’s Adult Piano Course

METODE PIANO POPULER
Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam perbandingan metode-metode piano yang berkembang dalam abad ke-21, sbb:

1. KOLEKSI & MATERI PENDAMPING
Pada umumnya setiap metode mempunyai koleksi lesson book yang bervariasi mulai level primary dan 1 – 5. Adanya CD tentunya akan menjadi nilai tambah dalam pemilihan metode piano. Selain itu juga terdapat koleksi secondary literature, seperti: Christmas book, music theory, performance book, duet book, flash cards, dan all-in-one lesson book.

2. PENDEKATAN MEMBACA NOTASI BALOK
Banyak pendekatan membaca notasi balok yang bisa dilakukan pada awal kelas piano – tergantung kebutuhan, kondisi, dan umur murid, a.l. tanpa staff (off-staff), middle-c, landmark (treble G & bass F), intervallic (step/skip), multi-keys (2-/3-black keys, posisi 5 jari yang berbeda-beda).

OFF-STAFF NOTE READING

3. PENDEKATAN RITMIK
Elemen ritmik perlu diperkenalkan sejak kelas piano yang pertama, seperti: berhitung, mengenal nilai/durasi not, dotted notes, tied notes, upbeat, 3/4, menjaga tempo yang stabil, tanda istirahat, ritardando, a tempo.


4. ELEMEN TEORI MUSIK
Semakin banyak teori musik yang bisa diaplikasikan ke dalam lagu, semakin baik pula suatu metode piano. Beberapa elemen teori musik dasar yang muncul dalam metode piano, a.l. mengidentifikasi nama not, kunci (treble/bass clef), durasi not, time signature (2/4, 3/4, 4/4), key signature, interval (step/skip/repeat), no. jari, tanda dinamika (forte/piano).

5. TEKNIK
Seiring dengan perkembangan zaman, maka banyak metode piano mulai memasukkan unsur teknik bermain yang lebih detail. Misalnya seperti: postur duduk, posisi tangan, posisi jari, cara memainkan staccato/legato, cara memproduksi nada (TONE) yang benar, posisi lima jari, latihan ritmik dan motif sederhana sebelum memainkan lagu.

6. FORMAT/BENTUK BUKU
Walau buku yang berwarna-warni dan gambar yang lucu bukanlah jaminan suatu metode piano yang baik. Warna dan gambar adalah baik, apabila memang relevan dan membantu murid untuk mempelajari materi dan memahami konsep musik yang sedang dipaparkan. 

Hal lain yang dapat dipertimbangkan secara format untuk memilih metode piano yang sesuai untuk murid, a.l. bentuk not balok yang lebih besar, duet dengan guru (umumnya pada bagian bawah halaman), keterangan elemen yang baru pada lagu yang dimainkan dalam bentuk kotak atau bagian sisi buku, tips, grafik tuts piano yang menunjukkan posisi jari tangan kanan dan kiri.

7. FAKTOR PEDAGOGI
Pertimbangkanlah metode piano yang menawarkan banyak unsur fundamental pedagogi. Suatu metode piano dengan pendekatan teknik yang sistematis-analitis. Yang mampu memfasilitasi sisi kreatif, ekspresi, musikalitas, dan kognitif anak, serta mampu mendorong anak bermain piano. 

Misalnya: buku suplemen yang berkorelasi dengan lesson book, illustrasi yang berkorelasi dengan tema dan konsep musik diajarkan, flash cards, panduan mengajar untuk guru, langkah-langkah belajar, analisa struktur lagu, alternatif fingering, ruang untuk bereksplorasi, improvisasi, reminders, tips berlatih, lirik lagu, latihan ritmik, repertoire lagu yang luas dan bervariasi dari berbagai genre – dengan banyak folksongs, nursery songs, famous Classical songs of all time yang dikenal luas oleh banyak orang.

Ada pendapat bahwa metode populer seperti pada Alfred dan Bastien, dengan menempatkan tangan pada satu posisi saja tidak baik. Misalnya: C-Position dan F-Position, karena pada akhirnya anak hanya mampu bermain lagu dalam posisi tertentu saja, terjebak dengan membaca nomor jari saja, dan malas membaca not balok. 

Adalah lebih baik, jika murid mampu memahami konsep membaca secara interval, misalnya: step up/down atau skip up/down. Selain itu dikhawatirkan murid akan kekurangan repertoire Klasik, karena lagu-lagu yang ditawarkan umumnya masih berupa simplified version saja. Sehingga guru perlu memberikan asupan ekstra dari sumber lain.


PENUTUP
Dengan banyaknya metode piano yang ada dewasa ini, mungkin memilih metode piano ibarat memilih restoran dan menu makanan utama (main course). Pertama Anda harus memilih restoran ala Jepang atau Eropa. Ada makanan pembuka (appetizer) sebagai pemanasan (warming up) >>TECHNIQUE<<, lalu makanan utama >>LESSON BOOK<<, makanan pendamping (side dish) >>SECONDARY LITERATURE<<, dan makanan penutup (dessert) >>FUN & FAVORITE SONG<<. Disamping itu untuk memenuhi asupan gizi dalam satu hari, Anda mungkin harus mengkonsumsi vitamin ekstra >>SUPPLEMENT<<. Apabila Anda sakit, maka Anda harus meminum obat.

Tidak ada satu metode piano pun yang bisa dikatakan sebagai “metode ajaib” yang mampu menjamin kemajuan anak dalam belajar piano dalam hitungan hari. Walau banyak metode piano yang berlimpah ruah, semua metode mempunyai kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Setiap murid mempunyai respon yang berbeda pada satu metode piano. Sehingga pada akhirnya pemilihan metode harus disesuaikan dengan kebutuhan murid. Kecakapan seorang guru lah yang akan membantu pengambilan keputusan, mana kah metode piano yang terbaik yang sesuai dengan gaya belajar murid. Jadi yang mana metode piano terbaik untuk anak Anda? Hal itu relatif dan tidak dapat digeneralisasi - TERGANTUNG DARI KONDISI MURID dan GURU.


Andai kata metode nya super hebat dan anaknya superman pun, tidak akan membuat anak dalam sekejap mahir bermain piano, seperti Lang Lang. Jangan lupakan kepiawaian guru dalam mengajar dan frekuensi latihan di rumah juga mempengaruhi kemajuan murid. Banyak faktor. 

Jadi janganlah Anda berbondong-bondong menjadi pengekor hanya karena metode tsb sedang populer, atau karena paling banyak dipakai oleh guru-guru lain, dan mempunyai promosi paling gencar. Janganlah takut untuk mempelajari hal-hal yang baru dari metode piano kekinian. Namun jadilah bijaksana dan kritis dalam memilih metode piano yang cocok dengan murid! Kita hanya bisa berharap rute yang kita pilih akan membawa kita cepat sampai tujuan! Good luck and happy teaching!